Pages

06 December 2016

Cara Download YouTube menjadi MP3

Ini cara untuk mendownload lagu dari YouTube menjadi mp3.
Berikut langkah-langkahnya :

1. Buka aplikasi YouTube dan pilih video yang kita mau

2. Klik tanda panah di atas video



3. Akan muncul menu seperti di bawah. Pilih "Salin Tautan / Copy Link"




4. Selanjutnya kita ke browser. Dan buka alamat : http://www.youtube-mp3.org
Tampilannya seperti ini :



5. Lalu paste link yang kita copy dari YouTube ke kolom kosongnya seperti ini :


6. Selanjutnya tinggal klik "Convert Video"
Maka akan muncul hasil seperti ini :


7. Tinggal klik "download" maka lagu akan otomatis terdownload.

Selesai.

18 June 2016

Dharma Hati Pencapaian Buddha Sakyamuni

Beliau adalah seorang keturunan berdarah biru sekaligus pewaris tahta. 
Seorang Pangeran. Hidup dalam kemewahan di dalam istana yang megah dan sangat dihormati oleh rakyatnya. 
Hidupnya memang nyaris sempurna; 
Anak dan istri yang baik, orang tua mencintainya, dihormati rakyat dan tahta kerajaan miliknya.

Nyatanya setelah 29 tahun, di purnama bulan Uttarasalha ketika manusia sedang lelap dia memacu kudanya sampai ke tepi sungai Anoma. Memotong rambut melepas jubah kerajaan,
meninggalkan atribut duniawinya memasuki kehidupan pertapaan.
Dari glamor seorang manusia, dia bermetamorfosis menjadi pertapa miskin tanpa materi apapun. 
Semua ini terjadi dalam sekejap mata. 
Berbekal kain di badan dan patra, 
Dia Sidharta yang kemudian dikenal sebagai
pertapa dari keluarga Sakya alias Sakyamuni. 
Apa yang dicarinya ?
Seorang pangeran serba dilayani dari ujung kaki ke ujung rambut,
tiba-tiba dihadapkan kenyataan diri sendiri. Kecamuk perasaan yang menggelora hebat ketika cintanya kepada Yasodhara dan Rahula membalik memukul jiwanya. 
Sepatah kata bahkan belum terucap ketika Sang
Pangeran memaksa diri meninggalkannya. Seorang diri, kesepian di tengah hutan sungguh-
sungguh tak terbendung. 
Kesendirian menerbitkan kerinduan yang semakin
mencabik-cabik hatinya. 
Setiap matahari telah tenggelam hati sudah terteror. 
Hidupnya luar biasa tak mudah. 
Di panas siang hari terpanggang terik, di musim
penghujan sekujur badan menggigil kedinginan diguyur air hujan. 
Baju basah kering di badan.
Perut kosong sampai kenyang sendiri. 
Ketika malam menjelang hanya ada gelap sejauh mata memandang. 
Suara desir angin dan binatang malam sungguh
menakutkan dan menyiksa.
Ketika kesepian sudah menjadi kebiasaan, pertapa muda berteman dengan kesendiriannya
Mulai berkonsentrasi mengembangkan tapa geni sampai meditasi menghentikan pernafasan.
Semuanya tak membuahkan hasil.
Sehingga Sakyamuni mencoba metode eksternal; menyiksa diri.
Hanya makan sekali seminggu, itupun setangkup nasi. 
Kadang-kadang makan tanaman liar.
Rambut dan jenggot kotor panjang terurai. Berbaring di atas paku. Hingga nyaris mati. Semua kekerasan, penderitaan dan kesendirian tak ada pilihan kecuali ditelannya. 
Dari hari ke hari hingga enam musim panas tak dinyana telah berlalu. 
Membalik lihat masa dengan berbagai jalan yang ditempuh ternyata hanya tetap meninggalkan jiwa yang tak menemukan jawab. 
Jiwanya nelangsa mencari-cari Sang Aku tak dilahirkan, azaliah tak berubah dalam arus samsara.
Sejak dari berguru kepada Alara, Kalama dan Uddaka Ramaputta.
Masing-masing adalah petapa yang dikenal dengan tingkat yogis ruang tanpa eksistensi dan
ruang tiada pikiran maupun non-pikiran. 
Namun kedua pembinaan tidak menjawab jiwa Sakyamuni.
Juga pembinaan ekstrim menihilkan badan tidak saja tak membawa hasil tetapi nyaris membunuhnya.
Pembinaan asketik yang keras menyebabkan Sakyamuni kehilangan kesehatannya; 
Badan kurus berbalut tulang seakan semangat hidup telah terbang.
Badannya yang telah tinggal tulang hampir tidak sanggup untuk menopang tubuhnya.
Keadaan yang jika berlanjut hanya akan mengundang kematian. 
Pada keadaan kritis inilah lewat para dewa dalam penyamarannya sebagai rombongan penyanyi mendendangkan gita tentang gitar; jika senar terlalu kencang ataupun kendor, suara gitar
kehilangan sentuhannya. 
Dengan kebijaksanaannya, Sakyamuni spontan menangkap kebenaran bahwa dia adalah gitar yang kekencangan setelan senarnya.
Sungguh dia tak pantas menyerah diri kepada kematian demi mempertahankan pola latihan menyengsarakan diri yang terlalu ekstrem, Sakyamuni pun membangun kembali
kesehatannya dengan menerima makanan dari Sujata.
Setelah pulih, di hutan Uruvela Sakyamuni meneguhkan ikrar buddhata dan memasuki meditasi.
Tahapan-tahapan meditasi dilaluinya secara
berkesinambungan. 
Pertama dengan melepas ketercekatan kepada rupa, 
Kedua, memasuki kesempurnaan konsentrasi dan lahirlah gelombang perasaan bahagia, 
Ketiga, rasa tak lagi mengikat dan genaplah kedamaian yang meraja. 
Tahap terakhir adalah transendensi segala rupa, cita dan rasa.
Meditasi ini dapat diibaratkan masa menyemai sawah alias mempersiapkan diri menuai Pencerahan. 
Dalam ketransendenan ini, penglihatan Sakyamuni menembus setiap inkarnasi dirinya. Kemudian beranjak di tengah malam,
Sakyamuni melihat dengan Mata Nirwanik (bebas samsara) timbul-tenggelamnya kehidupan demi kehidupan.
Hingga ketika bintang fajar berkedip terang di subuh hari,
Sakyamuni memenangkan Pencerahan Sempurna di Purnama Waisaka 531 SM. 
Mata Nirwanik telah terbuka dan mengurailah
sutra tak beraksara; luas jagat semesta tak keluar dari Aku dan kecil partikel debu tak terhindar
dari eksistensi Aku.
Sesungguhnya Aku adalah Wajah alam dan segala isinya. 
Aku yang telah ada sebelum langit dan bumi
diciptakan. 
Aku yang merupakan bagian langsung dari Roh Tuhan yang abadi, dialah Hati Nurani.
Sang Kebenaran Tertinggi yang sudah ada di dalam diri setiap insan.

10 June 2016

Asal Usul Bakcang

Qu Yuan adalah seorang pejabat yang bertugas sebagai penulis surat-surat diplomasi di kerajaan. Di antara semua menteri dan pejabat, beliau termasuk sebagai senior yang bertahan. Pada masa itu sebagian besar pejabat melakukan korupsi di kerajaan, dan suka menjilat raja.

07 May 2016

The Bloody Dress

Sebuah renungan

Kisah ini terjadi sekitar minggu ke 2 bulan januari 2016 atau sekitar 3 bulan yg lalu dan terjadi di daerah Probolinggo Jawa Timur ketika semua orang sibuk dengan kegiatan masing-masing.

Kisah Xiang Tuo - Pelajaran Tentang Rendah Hati

Pada zaman China kuno ada seorang anak ajaib yang sangat terkenal. Anak itu bernama Xiang Tuo. Ia sangat pintar, namun ia terkenal bukan hanya karena kepintarannya, tetapi karena Kong Zi (Kong Hu Cu), filsuf dari negeri China pernah belajar darinya saat usia Xiang Tuo belum genap tujuh tahun. Bahkan, Kong Zi pernah meminta Xiang Tuo menjadi gurunya.

06 May 2016

Kemenangan Yang Sesungguhnya

Seorang biksu pulang dari memotong kayu di gunung, diperjalanan pulang berjumpa seorang pemuda bernama yang baru saja menangkap seekor kupu-kupu di genggamannya.
Pemuda ini menantang biksu: "Hei biksu, gimana kalau kita bertaruh ?"
"Gimana bertaruhnya ?" tanya sang biksu.

"Coba tebak kupu-kupu dalam genggamanku ini hidup atau mati?"
Kalau kamu kalah, sepikul kayu itu jadi milik saya." jawab sang pemuda..
Sang biksu setuju, lalu menebak, "Kupu-kupu dalam genggamanmu itu mati."
Alan Sang pemuda ketawa ngakak, "kamu salah." sambil membuka genggamnya, kupu-kupu itu pun terbang pergi.

24 April 2016

Kisah Anjing Penjaga Gadis Kecil

"Kenapa kamu meninggalkan saya?"  itu adalah kata pertama yang diucapkan anak kecil perempuan bernama Karina chikitova yang tersesat di dalam hutan siberia selama 11 hari setelah bertemu kembali dengan anjing kesayangannya.
Di republik Sakha, Rusia, Karina Chikitova yang berumur tiga tahun tujuh bulan kala itu tanpa diketahui mengikuti ayahnya dan  tersesat di dalam hutan taiga siberia bersama anjing kesayangannya. Keterbatasan komunikasi dan lokasi terpencil membuat pencarian sulit dilakukan.
Di hutan itu terkenal akan serigala dan beruangnya, juga di saat itu musim dingin dengan suhu mencapai enam derajat celcius. Beruntung sekali anak kecil itu ditemani seekor anjing yang begitu setia. Di saat malam hari anjing itu melingkarkan tubuhnya dan berfungsi  sebagai selimut yang cukup untuk menghangatkan badan si anak. Di siang hari anjing itu menuntun si anak mencari buah-buahan bery hutan untuk dimakan, sementara untuk minum ia menuntun ke arah aliran sungai kecil di sekitar hutan.
Memasuki hari ke 9, anjing itu memutuskan meninggalkan si anak kecil di dalam sebuah area padang rumput yang cukup aman untuk kemudian mencari bantuan. Anak kecil itu kini kesepian, ia bertahan dalam kesendiriannya dan memanfaakan padang rumput disekitarnya sebagai rumah kecilnya. Setelah 2 hari akhirnya anjing itu kembali membawa bala bantuan, anak itu ditemukan dalam keadaan hidup di balik rumput ilalang dengan luka-luka lecet dan penuh gigitan nyamuk. Mungkin anjing itu secara insting mengetahui kalau si kecil sudah beradaptasi dan mampu bertahan, secara naluri ia kemudian memutuskan untuk mencari bantuan manusia lainnya karena anak kecil yang merupakan tuan sekaligus sahabatnya itu harus diselamatkan.

Untuk mengabadikan kisah kesetiaan, persahabatan dan keajaiban ini kemudian  didirikanlah patukecillarina dan anjingnya yang setia bernama Kyrachaan di bandara Yakutsk.

23 April 2016

Berkorban Dulu, Baru Melimpah

Seorang pria tersesat di gurun pasir. Ia hampir mati kehausan. Akhirnya, ia tiba di sebuah rumah kosong. Di depan rumah tua tanpa jendela dan hampir roboh itu, terdapat sebuah pompa air. Segera ia menuju pompa itu dan mulai memompa sekuat tenaga. Tapi sayangnya, tidak ada air yang keluar.

Lalu ia melihat ada kendi kecil di sebelah pompa itu dengan mulutnya tertutup gabus dan tertempel kertas dengan tulisan,”Sahabat, pompa ini harus dipancing dengan air dulu. Setelah Anda mendapatkan airnya, mohon jangan lupa mengisi kendi ini lagi sebelum Anda pergi.” Pria itu mencabut gabusnya dan ternyata kendi itu berisi penuh air.

“Apakah air ini harus dipergunakan untuk memancing pompa? Bagaimana kalau tidak berhasil? Nanti tidak ada air lagi. Bukankah lebih aman kalau saya minum airnya dulu daripada nanti mati kehausan kalau ternyata pompanya tidak berfungsi? Untuk apa menuangkannya ke pompa karatan itu hanya karena instruksi di atas kertas kumal yang belum tentu benar?” Begitu pikirnya.

Untung suara hatinya mengatakan bahwa ia harus mencoba mengikuti nasihat yang tertera di kertas itu, sekali pun itu berisiko ia akan menderita kehausan. Ia menuangkan seluruh isi kendi itu ke dalam pompa yang karatan itu dan dengan sekuat tenaga memompanya.

Benar saja! Air keluar dengan melimpah. Pria itu pun minum sepuasnya.

Setelah istirahat memulihkan tenaga dan sebelum meninggalkan tempat itu, ia mengisi kendi itu sampai penuh, menutupkan kembali gabusnya dan menambahkan beberapa kata di bawah instruksi pesan itu: “Saya telah melakukannya dan berhasil. Engkau harus mengorbankan semuanya terlebih dahulu, sebelum bisa menerima kembali secara melimpah. PERCAYALAH!

22 April 2016

Dasar Kebahagiaan Ada di Dalam Semangkuk Bubur

Berasnya adalah beras ketan, kualinya adalah kuali tanah liat, apinya berasal dari batu bara. Tiap hari subuh jam 4.30, pria ini menyulut api. Dalam kuali diisi air, untuk merendam beras yang telah dicuci. Menunggu air mendidih, beras dimasukkan. Menggunakan api besar memasak selama 10 menit. Setelah itu dirubah menjadi api kecil untuk direbus. Pria itu di pinggir kompor sedang membungkuk, menggunakan gayung mengaduk-aduk dengan perlahan-lahan.

11 April 2015

Mangkuk Emas Nagarjuna

Nagarjuna, seorang buddha suci yang agung, ke mana-mana pergi hampir telanjang hanya terbungkus kain compang-camping. Anehnya ia juga membawa mangkuk dari emas yang diberikan kepadanya oleh raja yang pernah menjadi muridnya untuk tempat minta-minta.

Pada suatu malam ketika ia hendak membaringkan diri dan tidur di antara reruntuhan sebuah biara tua, ia melihat ada seorang pencuri yang bersembunyi di balik sebuah tiang. 

"Kesini, ambillah ini," kata Nagarjuna sambil mengacungkan mangkuk yang biasa dipakai untuk minta-minta. "Dengan demikian engkau tidak akan mengganggu saya pada waktu saya sudah tertidur."

Dengan senang hati pencuri itu merebut mangkuk itu dan pergi. Esok paginya ia kembali dengan mangkuk itu dengan suatu permohonan. Ia berkata, "Ketika engkau melepaskan mangkuk ini dengan hati yang begitu bebas tadi malam, engkau membuat saya merasa begitu miskin. Ajarilah saya untuk memperoleh kekayaan yang menumbuhkan ketidakterikatan hati yang begitu bebas."

Tidak seorang pun dapat merebut dari padamu hal yang tak pernah engkau rebut bagi dirimu sendiri.

Sumber : (DOA SANG KATAK 2, Anthony de Mello SJ, Penerbit Kanisius, Cetakan 12, 1990)